1: Pasutri Berpakaian Curi Kacamata Mewah, Beraksi di Jakarta dan Bekasi
Tebingtinggi Cerita Pasutri Berpakaian Aksi licik pasangan suami istri berpakaian necis viral di media sosial usai terekam mencuri kacamata mewah di toko optik kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Aksi mereka bukan hanya sekali—mereka juga tercatat melakukan pencurian serupa di Bekasi.
Keduanya tampil rapi dan elegan saat memasuki toko optik, membuat pegawai tak curiga sedikit pun. Sang pria mengenakan setelan jas hitam, sementara pasangannya mengenakan blus biru muda. Penampilan meyakinkan itu justru dimanfaatkan untuk menyamarkan niat buruk mereka.
Pencurian dilakukan secara terencana. Salah satu pelaku mengalihkan perhatian pegawai, sedangkan pasangannya menyimpan kacamata mahal ke dalam saku. Dua kacamata Ray-Ban senilai Rp8,4 juta raib dari toko di Bekasi, dan total tujuh kacamata dibawa kabur dari dua lokasi berbeda.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa penampilan tidak selalu mencerminkan niat seseorang.
2: Pencuri Bergaya Elit, Pasutri Gasak Kacamata Puluhan Juta
Pasangan suami istri dengan penampilan parlente berhasil memperdaya dua toko optik di Jakarta Selatan dan Bekasi. Mereka mencuri tujuh kacamata dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah—semua terekam jelas oleh kamera CCTV.
Dalam rekaman, sang pria terlihat mengenakan jas hitam rapi, sementara sang wanita tampil anggun dengan blus biru muda. Keduanya berpura-pura menjadi pelanggan yang hendak membeli kacamata premium.
Namun, tak lama kemudian, mereka mulai menjalankan aksinya. Sang pria bertugas mengalihkan perhatian staf toko, sedangkan sang istri dengan sigap mengambil barang dagangan dan menyembunyikannya ke dalam pakaiannya.
Polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku setelah video rekaman mereka menyebar luas di media sosial.
Kejadian ini menunjukkan bahwa pencuri kini semakin lihai dalam menyamarkan niat jahatnya dengan cara berpenampilan meyakinkan dan rapi.

Baca Juga: Jalan Santai Bhayangkara Polres Aceh Selatan, Yatim Dapat Hadiah Umrah, Sepmor Diraih Peserta Wanita
3: Terlihat Seperti Pasangan Pejabat, Ternyata Pasutri Spesialis Curi Kacamata
Mereka mengenakan pakaian rapi, seolah-olah pasangan profesional atau pejabat, namun ternyata sedang beraksi mencuri.
Kedua pelaku dengan tenang masuk ke toko dan mulai melihat-lihat koleksi kacamata. Saat suasana cukup lengang, mereka menjalankan modus: satu mengalihkan perhatian, satu lagi menyimpan barang curian.
Dari dua lokasi, mereka berhasil membawa tujuh kacamata mewah, termasuk dua buah Ray-Ban senilai Rp8,48 juta. Namun aksi mereka akhirnya terbongkar berkat rekaman CCTV yang menyebar di media sosial.
Polisi yang menindaklanjuti informasi dari masyarakat langsung menangkap pelaku pada awal Juli. Saat ini, mereka dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan dengan modus elegan.
4: Aksi Pasutri Pencuri Kacamata Terekam CCTV, Polisi: Sudah Diamankan
Aksi pasangan suami istri mencuri kacamata di toko optik Senopati, Jaksel, viral usai terekam kamera CCTV.
Dalam video yang beredar, pelaku laki-laki mengenakan jas hitam dan perempuan memakai blus biru. Keduanya tampak seperti konsumen biasa yang tengah berbelanja, sebelum akhirnya mencuri beberapa kacamata dan menyembunyikannya di saku mereka.
Dari hasil penyelidikan, pasutri ini telah mencuri 7 buah kacamata dari dua toko, dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Pihak kepolisian mengingatkan agar toko-toko meningkatkan kewaspadaan, memasang sistem keamanan yang baik, serta melaporkan segera jika menemukan gelagat mencurigakan.
5: Berpakaian Modis, Pasutri Kompak Curi Kacamata Mewah Hingga Puluhan Juta
Mereka datang seperti pelanggan kelas atas, namun pergi dengan membawa barang curian. Itulah yang terjadi di dua toko optik di Jakarta Selatan dan Bekasi, saat sepasang suami istri dengan pakaian elegan menjalankan aksi pencurian yang kini viral.
Terekam CCTV, mereka terlihat memilih-milih kacamata layaknya pembeli sungguhan.Dari laporan polisi, total tujuh kacamata berhasil mereka bawa kabur.
Modus berpura-pura jadi pembeli kalangan atas memang bukan baru, namun selalu efektif ketika korban lengah. Kejadian ini menunjukkan pentingnya pelatihan bagi pegawai toko untuk mengenali pola-pola kejahatan seperti ini.
Kini, pasutri tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan aksi serupa di lokasi lain.
